Keturunan yang Salih dan Salihah Dapat Diikhtiarkan Manakala Menyusui

Setiap Ibu Pasti Menginginkan Keturunan yang Salih dan Salihah, Sudahkah Melaksanakan 4 Hal Ini Ketika Menyusui?

Aqiqah al Hilal – Setiap Orang Tua pasti menginginkan keturunan yang salih dan salihah. Salah satu kewajiban Orang Tua adalah memberikan perlindungan kepada Anak, mulai dari mereka lahir, Pendidikan, kasih sayang, pangan dan sandang.

Salah satu hak yang pertama kali harus diterima oleh Seorang Anak ketika mereka Lahir ke Dunia adalah menerima asupan makana dari seorang Ibu atau Air Susu Ibu (ASI)

Menyusui, memompa ASI, atau membuatkan Susu untuk Anak merupakan salah satu perantara satu perantara menjadikan Anak yang Shaleh. Tahukah Ayah dan Bunda, ada empat yang yang harus diperhatikan ketika memberikan ASI agar si Buah Hati tumbuh menjadi keturunan yang salih dan salihah di antaranya:

  1. Membacakan Al Quran ketika memberikan Susu kepada si Buah Hati
  2. Murojaah Hafalan Quran
  3. Senantiasa Mengajaknya Berbicara, Tidak Membiarkan Mereka Diam
  4. Berdoa untuknya

Allah SWT telah memberikan petunjuk kepada setiap Hamba-Nya. Sebagai calon Orang Tua atau yang sudah memiliki Buah Hati. Apa yang senantiasa dilakukan kepada si Buah Hati?

Jadi, sudahkah Ayah&Bunda memastikan apa yang telah dilaksanakan selama menyusui, memomoa ASI atau membuatkan Susu Anak agar menjadi Anak yang Shaleh dan Shalehah?

رَبِّ ٱجْعَلْنِى مُقِيمَ ٱلصَّلَوٰةِ وَمِن ذُرِّيَّتِى ۚ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Rabbij’alnī muqīmaṣ-ṣalāti wa min żurriyyatī rabbanā wa taqabbal du’ā`

Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku.” (QS. Ibrahim ayat 40)

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

Rabbi habli milladunka dzurriyatan thoyyibatan innaka samii’uddu’aa

Artinya: “Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar doa.” (QS. Ali Imron ayat 38)

رَبِّ هَبْ لِيْ مِنَ الصّٰلِحِيْنَ

Rabbi habii minashoolihiin

Artinya: “Ya Tuhanku, anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang yang salih.” (QS. Ash Shaffaat ayat 100)

Semoga kita semua dikaruniakan pasangan serta anak-anak yang salih dan salihah, yang kelak menjadi pembawa keberkahan dan penolong bagi orang tuanya di dunia maupun di akhirat, insyaallah.

Aamiin yaa Rabbal ‘aalamiin

Tinggalkan Komentar