Menjadi orang tua adalah perjalanan yang panjang. Di tengah berbagai tantangan zaman, Ayah dan Bunda tentu ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil—bukan hanya dari sisi pendidikan dunia, tetapi juga bekal akhirat. Salah satu langkah paling indah yang bisa dimulai sejak dini adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai teman bertumbuh bagi anak. Tidak perlu menunggu si Kecil besar atau pandai membaca. Justru, kedekatan dengan Al-Qur’an bisa dimulai sejak usia dini, bahkan sejak anak belum benar-benar memahami maknanya.
Mulai dari yang Sederhana
Ayah dan Bunda tidak perlu merasa harus langsung sempurna. Mulailah dari hal kecil, seperti memperdengarkan lantunan ayat Al-Qur’an di rumah, membiasakan membaca Al-Qur’an di dekat anak, atau mengajak mereka duduk bersama saat waktu mengaji. Anak-anak adalah peniru ulung. Apa yang mereka lihat setiap hari, itulah yang akan mereka ikuti. Jadikan juga Al-Qur’an sebagai bagian dari momen kebersamaan. Misalnya, membaca beberapa ayat sebelum tidur, atau mengulang hafalan. Tidak harus lama, yang penting konsisten dan menyenangkan.
Bangun Rasa Cinta, Bukan Paksaan
Dalam mengenalkan Al-Qur’an, hindari paksaan yang berlebihan. Fokuslah pada menumbuhkan rasa cinta terlebih dahulu. Berikan pujian saat anak mau mencoba, meskipun masih terbata-bata. Ketika anak merasa dihargai, mereka akan lebih semangat untuk belajar.

Sesuaikan dengan Usia Si Kecil
Untuk anak usia dini, bisa dimulai dengan mengenalkan huruf hijaiyah, mendengarkan murottal, atau menghafal surat-surat pendek dengan cara yang menyenangkan. Seiring bertambahnya usia, Ayah dan Bunda bisa mulai mengenalkan makna sederhana dari ayat-ayat yang dipelajari, agar anak tidak hanya hafal, tetapi juga memahami.
Jadikan Doa sebagai Kekuatan
Selain usaha, jangan lupa untuk selalu mendoakan si kecil agar tumbuh menjadi anak yang mencintai Al-Qur’an. Karena hidayah dan kemudahan datang dari Allah SWT. Menjadikan Al-Qur’an sebagai teman bertumbuh bukanlah tentang seberapa cepat anak bisa hafal, tetapi tentang bagaimana Al-Qur’an hadir dalam keseharian mereka. Mulailah dari langkah kecil, dari rumah, dari diri kita sebagai orang tua.
Insya Allah, anak yang tumbuh bersama Al-Qur’an akan memiliki hati yang lebih tenang, akhlak yang lebih baik, dan arah hidup yang lebih jelas. Semoga Allah SWT menjadikan anak-anak kita generasi pecinta Al-Qur’an, yang kelak menjadi penyejuk hati bagi orang tuanya.
Penulis: Indra Rizki
