Tumbuhkan Rasa Cinta Ibadah Sejak Dini

Tumbuhkan Rasa Cinta Ibadah Sejak Dini

Setiap orang tua tentu berharap Si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan dekat dengan Allah. Namun, cinta ibadah tidak tumbuh dengan sendirinya. Ia perlu dikenalkan, dibiasakan, dan dicontohkan sejak dini dalam suasana yang penuh kasih sayang.

Dalam Islam, Ayah Bunda memiliki peran besar sebagai pendidik pertama bagi anak. Menanamkan cinta ibadah sejak kecil bukan berarti memaksa anak beribadah seperti orang dewasa, melainkan mengenalkan ibadah dengan cara yang lembut dan menyenangkan. Rasulullah ﷺ pun mengajarkan dakwah dan pendidikan dengan penuh hikmah, termasuk kepada anak-anak.

Langkah awal yang paling sederhana adalah memberi teladan. Anak adalah peniru ulung. Ketika ia melihat orang tuanya menjaga sholat, membaca Al-Qur’an, dan berdoa dengan khusyuk, maka tanpa disadari ia akan meniru kebiasaan tersebut. Keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar nasihat.

Selain itu, biasakan anak mengenal ibadah secara bertahap. Ajak anak sholat bersama, meskipun hanya berdiri di samping orang tua. Biarkan ia memegang mushaf, mendengar lantunan ayat suci, dan ikut berdoa dengan bahasanya sendiri. Jangan fokus pada kesempurnaan gerakan, tetapi pada rasa senang dan kedekatan dengan ibadah.

Penting juga untuk menciptakan suasana ibadah yang hangat di rumah. Jadikan sholat dan mengaji sebagai momen kebersamaan, bukan beban. Beri pujian saat anak berusaha, dan hindari marah berlebihan jika ia belum konsisten. Ingat, proses tumbuhnya iman membutuhkan waktu dan kesabaran. Orang tua juga dapat menceritakan kisah-kisah Nabi dan sahabat dengan bahasa sederhana agar anak mengenal nilai ketaatan dan kecintaan kepada Allah. Cerita yang baik akan menanamkan kesan mendalam di hati anak.

Menumbuhkan cinta ibadah sejak dini adalah investasi jangka panjang. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam mendidik anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai ibadah, berakhlak mulia, dan selalu dekat dengan Rabb-nya. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

Penulis: Indra Rizki