Tahukah Ayah Bunda, Kalau Aqiqah Lebih Baik Dibagikan Matang?

Tahukah Ayah Bunda, Kalau Aqiqah Lebih Baik Dibagikan Matang?

Pilih Paket Aqiqah Sesuai Budget & Kebutuhan Anda!

Kami bantu pilihkan paket aqiqah terbaik. Konsultasikan budget & jumlah dus Anda sekarang!

👉 Konsultasi Paket Aqiqah Sekarang →

Aqiqah merupakan salah satu bentuk ibadah dan rasa syukur Ayah Bunda atas kelahiran seorang anak. Dalam pelaksanaannya, Islam tidak hanya mengatur apa yang disembelih, tetapi juga menekankan kemanfaatan bagi sesama. Salah satu praktik yang dianjurkan oleh para ulama adalah membagikan daging aqiqah dlm keadaan sudah dimasak (matang), bukan mentah. Lalu, apa hikmah dan keutamaannya?

1. Lebih Bermanfaat bagi Penerima

Tidak semua orang yang me nerima daging aqiqah memiliki waktu, tenaga, atau fasilitas untuk mengolah daging mentah. Dengan dibagikan dalam keadaan matang, penerima dapat langsung menikmatinya tanpa repot memasak. Ini sejalan dengan tujuan aqiqah yang bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan kebermanfaatan bagi orang lain.

2. Menghindari Ketimpangan dan Pemborosan

Daging mentah berisiko tidak langsung diolah, bahkan bisa rusak jika tidak segera dimasak. Berbeda dengan makanan matang yang umumnya langsung dikonsumsi atau dibagikan kembali kepada anggota keluarga. Dengan demikian, pembagian aqiqah dalam bentuk matang membantu mengurangi potensi mubazir, hal yang sangat dilarang dalam Islam.

Allah ď·» berfirman:

“Sesungguhnya orang-orang yang pemboros itu adalah saudara-saudara setan.”
(QS. Al-Isra: 27)

3. Menumbuhkan Rasa Kebersamaan dan Kebahagiaan

Makanan yang sudah dimasak menghadirkan kesan jamuan dan kebersamaan. Penerima tidak sekadar mendapatkan bahan pangan, tetapi juga merasakan perhatian dan kasih sayang dari keluarga yang beraqiqah. Inilah nilai sosial yang besar dalam ibadah aqiqah—menyebarkan kegembiraan atas kelahiran anak.

4. Lebih Praktis dan Efisien

Dari sisi kepraktisan, membagikan aqiqah matang jauh lebih efisien:

  • Tidak perlu memikirkan pembagian daging mentah
  • Porsi bisa diatur dengan rapi dan adil
  • Mudah dibagikan ke tetangga, kerabat, dan fakir miskin
  • Cocok untuk keluarga dengan waktu terbatas

Saat ini, banyak layanan aqiqah yang membantu proses dari penyembelihan hingga pengolahan sesuai syariat, sehingga orang tua dapat fokus pada niat dan doa tanpa terbebani teknis pelaksanaan, seperti di Aqiqah Al Hilal.

5. Sesuai dengan Pendapat Ulama

Mayoritas ulama menganjurkan agar daging aqiqah dimasak sebelum dibagikan. Bahkan sebagian ulama membedakan aqiqah dengan kurban, di mana aqiqah lebih utama dalam bentuk hidangan siap santap, sementara kurban dianjurkan dalam bentuk daging mentah.

Penutup

Membagikan aqiqah dalam keadaan matang bukan hanya soal tradisi atau kepraktisan, tetapi mengandung hikmah besar: lebih bermanfaat, lebih efisien, dan lebih sesuai dengan tujuan syariat. Dengan daging aqiqah yang disajikan matang, kebahagiaan kelahiran Si Kecil dapat langsung dirasakan oleh lebih banyak orang.

Jika Ayah Bunda tidak ingin repot ketika melaksanakan Ibadah Aqiqah untuk si kecil, Ayah Bunda bisa memilih Jasa Aqiqah Al Hilal. Dengan berbagai Keunggulan:

â—Ź Domba yang Sehat dan Tanpa Cacat

â—Ź Gratis ongkir

â—Ź Tempat Pengolahan yang Higienis

â—Ź Bersertifikat halal MUI

â—Ź Terjamin Enak

â—Ź Terpercaya dan Sudah Melayani Ribuan Konsumen

Percayakan aqiqah buah hati Anda kepada kami. Aqiqah al Hilal, Dobel Pahalanya Soleh Anaknya.

Penulis: Indra Rizki

Info Pemesanan Aqiqah Al Hilal:

CS WA Gegerkalong, Cilame 0812 2242 9223

CS WA Cibiru dan Jalan Golf 0877 0034 7724

CS WA Luar Bandung 0811 2233 1008

Aqiqah Al Hilal, Dobel Pahalanya Soleh Anaknya.