Setiap orang tua tentu menginginkan anak yang saleh dan salehah, berakhlak mulia, serta tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama dan masyarakat. Dalam Islam, mendidik anak bukan hanya memenuhi kebutuhan fisiknya, tetapi juga membentuk iman dan akhlaknya sejak dini. Rasulullah SAW telah memberikan teladan terbaik dalam mendidik generasi dengan penuh kasih sayang dan hikmah.
Salah satu kunci parenting Islami adalah memberikan teladan yang baik. Anak lebih mudah meniru apa yang dilihat daripada sekadar mendengar nasihat. Karena itu, biasakan menjaga lisan, melaksanakan shalat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan berakhlak baik di hadapan anak.

Selain itu, luangkan waktu untuk membersamai Si Kecil setiap hari. Tidak harus lama, tetapi berkualitas. Dengarkan cerita mereka, ajak berdiskusi, bermain, atau belajar bersama. Kehadiran orang tua akan membuat anak merasa dicintai dan dihargai.
Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya mendidik dengan kelembutan. Hindari membentak atau mempermalukan anak ketika melakukan kesalahan. Sebaliknya, berikan nasihat dengan bahasa yang baik, jelaskan kesalahannya, lalu arahkan kepada perilaku yang benar. Kelembutan akan lebiih mudah menyentuh hati daripada kemarahan.
Tak kalah penting, biasakan anak dengan ibadah sejak usia dini. Ajak mereka shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, menghafal doa-doa harian, serta membiasakan mengucapkan kalimat-kalimat thayyibah da/lam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi karakter hingga mereka dewasa.
Terakhir, jangan pernah lelah mendoakan anak. Doa orang tua adalah salah satu doa yang mustajab di sisi Allah SWT. Iringi setiap ikhtiar mendidik mereka dengan doa agar Allah menjaga hati, akhlak, dan langkah anak-anak kita.
Semoga Allah SWT menjadikan setiap keluarga Muslim sebagai keluarga yang dipenuhi sakinah, mawaddah, warahmah, ser ta menghadirkan generasi penerus yang mencintai Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, dan senantiasa istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
Penulis: Indra Rizki

