Orang Tua Harus Tahu! Ini 7 Adab Membangunkan Anak

Orang Tua Harus Tahu! Ini 7 Adab Membangunkan Anak

 

7 Jurus Ampuh Bangunkan Anak Tanpa Marah

Sumber gambar: google.com

AQIQAH AL HILAL – Membangunkan anak untuk shalat, sekolah, atau aktivitas harian bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter. Tahukah Ayah/Bunda, cara kita membangunkan anak akan mempengaruhi mood, perilaku, dan bahkan hubungan emosional antara anak dan orang tua? Oleh karena itu, penting bagi orang tua memahami adab atau etika dalam membangunkan anak agar prosesnya berjalan dengan penuh kelembutan dan hikmah.

Lantas, bagaimana adab membangunkan anak? Ayah/Bunda, simak artikel ini yuk!

1. Bangunkan dengan Lembut dan Penuh Kasih

Dalam Islam, segala sesuatu dianjurkan dilakukan dengan kelembutan. Termasuk ketika membangunkan anak. Beberapa cara lembut yang bisa dilakukan Ayah/Bunda di antaranya:

  • Menyentuh bahunya secara perlahan.
  • Mengusap kepala atau punggungnya.
  • Memanggil namanya dengan suara yang halus dan hangat.

Kelembutan akan membuat anak merasa aman dan dihargai, bukan tertekan atau terpaksa.

2. Hindari Nada Marah atau Membentak

Membentak anak ketika bangun tidur dapat:

  • Merusak suasana hati anak sepanjang hari.
  • Mengurangi rasa percaya diri.
  • Menimbulkan jarak emosional dengan orang tua.

Ingat, anak yang bangun dengan terpaksa biasanya menjadi lebih sulit diatur dan cepat rewel.

3. Berikan Peringatan Sebelum Waktu Bangun

Ada anak yang membutuhkan waktu untuk bersiap secara mental sebelum benar-benar bangun. Contoh:

  • “Nak, 10 menit lagi waktunya bangun ya.”
  • “Ayah/Ibu akan datang lagi sebentar lagi.”

Peringatan ini membantu anak bangun tanpa merasa kaget atau tertekan.

4. Gunakan Kalimat Positif dan Memotivasi

Bangunkan dengan kata-kata yang membuat anak semangat. Contoh kalimat:

  • “Ayo sayang, kita siapkan hari yang indah.”
  • “Waktunya shalat Subuh, yuk kumpulkan pahala.”
  • “Hari ini kamu pasti bisa melakukan yang terbaik.”

Kata-kata positif dapat meningkatkan motivasi dan mood anak.

5. Ciptakan Lingkungan yang Membantu Anak Bangun

Beberapa hal sederhana dapat mempermudah proses bangun tidur. Seperti:

  • Membuka sedikit tirai agar cahaya masuk.
  • Memastikan kamar tidak terlalu gelap.
  • Menjaga jadwal tidur anak tetap teratur.

Kualitas tidur yang baik sangat berpengaruh pada mudah tidaknya anak dibangunkan.

6. Ajak dengan Sentuhan Spiritual

Jika tujuannya membangunkan untuk ibadah, orang tua dapat mengingatkan tentang keutamaan shalat dan kedekatan kepada Allah, dengan cara yang lembut dan tidak menggurui. Contoh:

  • “Ayo shalat, Nak. Allah sayang sekali pada hamba yang bangun untuk-Nya.”
  • “Kita sama-sama kejar keberkahan pagi ini, ya.”

Anak akan belajar bahwa ibadah adalah kesempatan, bukan beban.

7. Beri Waktu dan Kesabaran

Tidak semua anak bisa langsung bangun dalam satu panggilan. Ada yang perlu ditapuk lembut beberapa kali atau diberi waktu beberapa menit untuk sadar sepenuhnya. Kesabaran orang tua adalah kunci keberhasilan.

Maka dari itu, adab membangunkan anak adalah bagian dari pendidikan karakter dan kasih sayang dalam keluarga. Membangunkan dengan kelembutan bukan hanya membuat pagi lebih indah, tetapi juga mempererat hubungan antara orang tua dan anak. Dengan kebiasaan yang konsisten, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, tenang, dan memiliki adab yang baik.

Semoga artikel ini membantu Ayah/Bunda!

PENULIS: NAFISAH SAMRATUL F.

📱Info Pemesanan Aqiqah Al Hilal 🔽🔽🔽

CS WA Gegerkalong, Cilame 0812 2242 9223

CS WA Cibiru dan Jalan Golf 0877 0034 7724

CS WA Luar Bandung 0811 2233 1008

Aqiqah Al Hilal, Dobel Pahalanya Soleh Anaknya 💚