Tips Menanamkan Sikap Rendah Hati kepada Anak

Tips Menanamkan Sikap Rendah Hati kepada Anak

Aqiqah Al Hilal – Dilansir dari lamanfatherly.com, rendah hati merupakan sikap mau menerima, bersyukur, mau mendengarkan pendapat orang lain, dan memahami bahwa kebanggaan diri merupakan suatu hal yang berbeda dibanding dengan kepercayaan diri.

Di tengah maraknya media sosial dan aneka ragam konflik yang terjadi beberapa tahun belakangan ini, tugas orangtua tentu lebih berat. Apalagi dalam pengembangan EQ anak. Salah satunya sikap rendah hati.

“Ada suatu pengharapan baru dari setiap orangtua. Mereka menginginkan anaknya bisa menjadi sosok orang baik. Artinya, mereka perlu menanamkan sikap baik dan rendah hati karena dari sinilah semua benang kusut ini berasal,” jelas Dr. John Duffy, seorang Psychologist dan penulis Parenting A New Teen.

Lalu, bagaimana cara benar menanamkan dan melatih sikap rendah hati pada anak? Simak saran dari Dr. Duffy berikut ini:

1. Menjadi Role Model

Dalam menanamkan sikap rendah hati pada anak, Ayah dan Bunda harus menjadi role models yang baik. Sikap rendah hati perlu dicontohkan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya diumbar melalui kata-kata.

“Untuk mencapai nilai positif, sikap rendah hati dan sikap percaya diri harus berjalan bersama. Jika tidak seimbang, hal ini akan membawa pada sikap arogan dan narsisme,” jelas Dr. Duffy.

Terapkan dan tunjukkan dalam sikap hidup Ayah dan Bunda pada kehidupan sehari-hari. Mulailah dari keluarga sendiri untuk membiasakan anak meniru sikap rendah hati tersebut.

2. Ajak Si Kecil untuk Berbagi

Cara mengajarkan sikap rendah hati selanjutnya adalah dengan mengenalkan pada Si Kecil perilaku saling mengerti dan saling berbagi tanpa pamrih. Jangan menyebutkan kata “Nanti kamu akan mendapatkan pahala jika…”. Hal ini melatih mereka untuk membantu sesama dengan tulus.

Ajaklah Si Kecil untuk membereskan lemari baju atau kotak mainannya. Pilah baju yang sudah kekecilan. Atau pilih mainan yang jarang ia mainkan namun masih layak digunakan. Kumpulkan berbagai baju dan mainan tersebut untuk dibagikan kepada mereka yang membutuhkan.

Bunda juga bisa mengajaknya menyisihkan sebagian uang jajan untuk berbagi makanan kepada sesama yang membutuhkan. Lakukan secara berkala dan jangan lupa ceritakan alasannya mengapa ia perlu melakukan kebaikan tersebut.

3. Ajarkan Sopan Santun

Cara seseorang untuk menanggapi dan menghargai orang lain juga menunjukkan sikap rendah hati. Ayah dan Bunda juga perlu mengajarkan anak untuk mengucapkan kata “tolong” ketika ia membutuhkan sesuatu.

Si Kecil pun perlu diajarkan untuk mengucap “terima kasih” setelah menerima atau mendapatkan sesuatu.

4. Ajarkan Si Kecil untuk Minta Maaf

“Kunci rendah hati adalah berani untuk minta maaf,” ungkap Dr. Duffy. Memang, kita sendiri terkadang merasa gengsi untuk meminta maaf saat berbuat salah baik sengaja maupun tidak sengaja.

Kita berdalih bahwa, permintaan maaf itu bisa diwujudkan dengan perilaku dan sikap. Padahal, kalimat “Saya minta maaf,” tidak bisa digantikan dengan perilaku pengganti permintaan maaf tersebut. Jika Ayah dan Bunda masih saja melakukan hal ini. Hentikan segera, ya!

5. Gunakan Media Televisi sebagai Alat Memberi Contoh

Di era serba digital ini, gunakan momen menonton film bersama anak sebagai salah satu cara mengajarkan anak untuk bersikap rendah hati. Ayah dan Bunda dapat memilihkan film khusus untuk anak-anak.

Mainkan tombol pause untuk menceritakan dan memberi kesimpulan akan scene yang sedang disaksikan. Dan berikan nasihat terbaik Bunda untuk si kecil mengenai film tersebut.

6. Berikan Pujian bagi Si Kecil

Beri pujian bagi Si Kecil jika ia melakukan suatu hal baik, berhasil melakukan sesuatu, termasuk mendapatkan nilai baik di Sekolah. Meski demikian, lakukanlah hal yang sama ketika ia kecewa saat gagal dan menerima nilai buruk di Sekolah.

Jangan langsung memarahi Si Kecil, menyalahkan ia karena tidak teliti, dan sebagainya. Beri penghargaan padanya bahwa ia sudah belajar dan memberi yang terbaik yang dia miliki. Saatnya untuk belajar bersama, tunjukkan bahwa ia adalah pribadi berbeda, unik, dan memiliki kelebihan serta kelemahan.

Jangan lupa juga tanamkan sikap bertanggung jawab atas konsekuensi sikap yang dilakukannya. Dengan demikian, ia bisa belajar tentang nilai terbaik yang perlu diperoleh dari dirinya serta menghargai orang lain yang lebih piawai darinya.

7. Tuliskan Daftar Sikap Rendah Hati Si Kecil Setiap Hari

Yang paling penting untuk mengajarkan sikap rendah hati kepada anak adalah dengan memberi contoh mudah yang bisa dilakukan setiap hari. Misalnya, Bunda bisa siapkan kalender bulanan. Beri tugas Si Kecil untuk menuliskan sikap rendah hati apa yang ia sudah lakukan hari ini dan perasaannya setelah melakukan kebaikan tersebut.

Itu dia tadi beberapa tips menanamkan sikap rendah hati untuk si kecil. Yuk, segera tanamkan!

Sumber gambar: kumparan.com

Penulis: Aisyah