KEKERASAN PADA ANAK

anak-pendiam

 

Impian setiap pasangan adalah, anak-anak mereka tumbuh dan berkembang secara optimal, agar kelak menjadi manusia yang memiliki kepribadian matang. Namun tak jarang anakpun sulit untuk di atur atau di arahkan. Dalam hal ini tentu saja dalam menghukum tidak di perkenan dengan cara kekerasan. Karena dengan kekerasan merupakan tindakan yang sia sia dan berbahaya bagi anak tersebut.

Metode mendidik dengan tindakan fisik, seperti menampar, mencubit atau memukul tidak efektif memberikan penyadaran. Justru yang sangat mungkin akan menimbulkan luka batin, trauma, serta mengganggu pertumbuhan kepribadian anak. Dia akan menjadi pendiam dengan menyimpan kebencian karena karakternya sudah hancur oleh penghinaan dan ejekan. Atau sebaliknya, sang anak menjadi hiperaktif atau dia justru mengalami depresi. Sangat mungkin pula terjadi, anak menjadi dendam saat beranjak dewasa nanti atas perlakuan orang tuanya yang menyakitkan.

Oleh karenanya, untuk menjadi perhatian kita, bahwa :

  1. Islam melindungi hak-hak anak-anak
  2. Setiap apa yang kita lakukan, termasuk kezhaliman, maka perbuatan seperti ini akan mendapat balasan
  3. Berinteraksi dengan anak kecil harus dilandasi dengan sifat kasih sayang dan cinta. Kekerasan hanya akan menimbulkan efek yang negatif bagi anak.