Bulan Ramadhan adalah momen yang sangat baik bagi orang tua untuk menanamkan nilai-nilai ibadah kepada anak sejak dini. Terlebih ketika memasuki 10 hari terakhir Ramadhan, yang dikenal sebagai waktu istimewa bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pada hari-hari ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia, yaitu Lailatul Qadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Momen ini juga bisa menjadi kesempatan bagi Ayah dan Bunda untuk mengajak si kecil lebih semangat beribadah dengan cara yang menyenangkan.

Salah satu cara sederhana adalah dengan mengajak anak ikut dalam aktivitas ibadah keluarga. Misalnya, mengajak mereka ikut shalat berjamaah di rumah atau di masjid, membaca Al-Qur’an bersama, atau setidaknya mengajak si Kecil mendengarkan orang tuanya yang sednag mengaji. Dengan melihat contoh langsung dari orang tuanya, anak akan lebih mudah meniru dan terbiasa melakukan ibadah.
Ayah dan Bunda juga bisa memberikan apresiasi kecil ketika si kecil berusaha beribadah, seperti ketika mereka mencoba berpuasa, ikut shalat, atau membaca Al-Qur’an. Apresiasi tidak harus berupa hadiah besar, cukup dengan pujian, pelukan, atau ucapan bangga. Hal ini dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan membuat anak semakin semangat.
Selain itu, penting juga untuk menjelaskan makna ibadah dengan bahasa yang sederhana. Misalnya menjelaskan bahwa berdoa adalah cara kita berbicara kepada Allah, atau bahwa berbagi kepada orang lain adalah bentuk kasih sayang yang diajarkan dalam Islam. Dengan pemahaman yang sederhana, anak akan lebih mudah menerima dan menikmati proses belajar beribadah.
Yang tidak kalah penting, orang tua perlu menanamkan bahwa ibadah bukanlah beban, tetapi kebiasaan baik yang membawa kebahagiaan dan keberkahan. Dengan suasana yang hangat dan penuh kasih sayang, anak akan merasa bahwa Ramadhan adalah waktu yang menyenangkan untuk melakukan banyak kebaikan.
Menjelang 10 hari terakhir Ramadhan ini, mari jadikan rumah sebagai tempat belajar ibadah bagi si kecil. Semoga dengan bimbingan Ayah dan Bunda, anak-anak dapat tumbuh menjadi generasi yang mencintai ibadah dan dekat dengan Allah SWT sejak usia dini.
Penulis: Indra Rizki

