Mendidik Si Kecil bukan hanya tentang mengajarkan membaca, berhitung, atau berbagai keterampilan lainnya. Lebih dari itu, pendidikan yang paling penting adalah membangun akhlak yang baik sejak usia dini. Salah satu akhlak yang perlu ditanamkan adalah kejujuran, dan semua itu berawal dari teladan orang tua.
Tanpa disadari, sebagian orang tua terkadang membujuk anak dengan ancaman atau janji yang sebenarnya tidak akan ditepati. Misalnya, menakut-nakuti anak agar mau makan atau berjanji memberikan sesuatu hanya agar anak berhenti menangis. Mungkin cara ini terasa efektif sesaat, tetapi jika terus dilakukan, Si Kecil dapat kehilangan rasa percaya kepada orang tuanya.

Dalam Islam, kejujuran merupakan akhlak yang sangat dijunjung tinggi. Rasulullah ﷺ mengajarkan agar setiap Muslim selalu berkata benar, termasuk ketika berbicara kepada anak-anak. Sebab, anak belajar bukan hanya dari nasihat, tetapi juga dari sikap yang mereka lihat setiap hari.
Ketika Ayah dan Bunda membiasakan berkata jujur, anak akan tumbuh dengan rasa aman dan percaya kepada orang tuanya. Sebaliknya, jika anak sering mendapati ucapan orang tua tidak sesuai dengan kenyataan, ia bisa menganggap bahwa berbohong adalah hal yang wajar. Padahal, kepercayaan merupakan fondasi penting dalam hubungan antara orang tua dan anak.
Daripada menggunakan ancaman, cobalah mengajak si kecil mengobrol dengan bahasa yang lembut dan mudah dipahami. Jelaskan mengapa suatu hal perlu dilakukan dan berikan contoh yang baik melalui perilaku sehari-hari. Anak yang memahami alasan di balik sebuah aturan akan lebih mudah belajar bertanggung jawab daripada anak yang hanya patuh karena rasa takut.
Ayah dan Bunda, rumah adalah sekolah pertama bagi setiap anak, dan orang tua adalah guru pertamanya. Ayah Bunda, yuk biasakan kejujuran dalam setiap perkataan dan tindakan. Semoga dengan teladan yang baik, Allah SWT menumbuhkan anak-anak kita menjadi pribadi yang jujur, berakhlak mulia, serta menjadi kebanggaan keluarga dan umat di masa depan.
Penulis: Indra Rizki

