Aqiqah merupakan ibadah sunnah yng dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kelahiran seorang anak. Selain sebagai ungkapan syukur, aqiqah juga memiliki nilai sosial karena dagingnya dibagikan kepada keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar. Rasulullah ﷺ menganjurkan agar aqiqah dilaksanakan pada hari ketujuh. Dalam sebuah hadis disebutkan, “Setiap anak tergadaikan dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh, digundul rambutnya, dan diberi nama.” (HR. Abu Daud). Hadis ini menjadi dasar utama bahwa hari ketujuh adalah waktu yang paling utama dan dianjurkan.

Cara Menghitung Hari Aqiqah
Dalam Islam, perhitungan hari kelahiran dimulai sejak bayi lahir. Apabila bayi lahir sebelum Maghrib, hari tersebut sudah dihitung sebagai hari pertama. Namun, jika bayi lahir setelah Maghrib, maka perhitungan hari pertama dimulai keesokan harinya. Dengan perhitungan ini, pelaksanaan aqiqah dapat ditentukan secara tepat sesuai tuntunan syariat.
Para ulama memiliki perbedaan pendapat mengenai hukum aqiqah sebelum hari ketujuh.
Mazhab Syafi’i dan Hambali berpendapat bahwa aqiqah sah dilakukan sejak bayi lahir, meskipun belum mencapai hari ketujuh. Namun, jika dilakukan sebelum kelahiran, maka tidak dianggap sebagai aqiqah dan haya bernilai sebagai sembelihan biasa.
Sementara itu, mazhab Hanafi dan Maliki berpendapat bahwa aqiqah baru sah jika dilakukan mulai hari ketujuh, dan tidak sah jika dilaksanakan sebelumnya.
Pelaksanaan Aqiqah Terbaik
Dari perbedaan pendapat tersebut, mayoritas ulama membolehkan aqiqah dilakukan sebelum hari ketujuh, selama bayi telah lahir. Meski demikian, melaksanakan aqiqah pada hari ketujuh tetap menjadi pilihan terbaik karena paling sesuai dengan sunnah Rasulullah ﷺ. Penetapan waktu ini juga mengandung hikmah, yakni memberi kesempatan bagi keluarga untuk mempersiapkan aqiqah dengan baik serta memastikan kondisi ibu dan bayi sudah lebih stabil pasca persalinan.
Bagi Ayah Bunda yang memiliki kendala atau alasan tertentu, aqiqah sebelum hari ketujuh tetap diperbolehkan menurut sebagian besar ulama. Namun, jika memungkinkan, mengutamakan hari ketujuh akan lebih sempurna dalam mengikuti sunnah.
Penulis: Indra Rizki
Info Pemesanan Aqiqah Al Hilal:
CS WA Gegerkalong, Cilame 0812 2242 9223
CS WA Cibiru dan Jalan Golf 0877 0034 7724
CS WA Luar Bandung 0811 2233 1008
Aqiqah Al Hilal, Dobel Pahalanya Soleh Anaknya.
