Apakah Boleh Aqiqah Bukan di Hari Ketujuh?

Apakah Boleh Aqiqah Bukan di Hari Ketujuh?

Kelahiran seorang anak tentu menjadi kebahagiaan besar bagi Ayah dan Bunda. Salah satu bentuk syukur yang dianjurkan dalam Islam adalah melaksanakan ibadah aqiqah. Namun, apakah aqiqah harus dilakukan tepat pada hari ketujuh setelah kelahiran?

Dalam pelaksanaannya, aqiqah memang dikenal dengan anjuran pada hari ketujuh. Namun, apabila Ayah dan Bunda belum mampu melaksanakannya pada waktu tersebut karena keterbatasan biaya, aqiqah tidak perlu dipaksakan. Kemampuan setiap keluarga tentu berbeda-beda.

Apalagi bagi keluarga yang baru saja dikaruniai buah hati, terutama anak pertama. Ada banyak kebutuhan yang perlu dipersiapkan, mulai dari perlengkapan bayi, kebutuhan kesehatan, hingga berbagai keperluan sehari-hari. Kondisi tersebut tentu dapat membuat pengeluaran dan tenaga Ayah Bunda menjadi lebih besar.

Karena itu, jangan sampai keinginan melaksanakan aqiqah justru membuat Ayah dan Bunda terbebani secara keuagan. Aqiqah tidak perlu dilakukan dengan berutang apabila memang belum memiliki kemampuan. Lebih baik menabung dan mempersiapkannya secara perlahan sesuai kemampuan.

Insya Allah, ketika niat sudah ada dan Ayah Bunda terus berikhtiar, akan selalu ada jalan yang Allah bukakan. Jangan merasa bersalah hanya karena belum mampu melaksanakan aqiqah tepat pada hari ketujuh.

Yang terpenting adalah terus bersyukur atas amanah buah hati yang telah Allah titipkan, sambil mempersiapkan pelaksanaan aqiqah dengan kemampuan terbaik yang dimiliki. Semoga Allah memberikan rezeki yang cukup, kesehatan, serta kemudahan bagi setiap Ayah dan Bunda yang sedang mempersiapkan aqiqah untuk buah hatinya. Bismillah, pelan-pelan dan semampunya. Insya Allah, ada jalan.

Info Pemesanan Aqiqah Al Hilal:

CS WA Gegerkalong, Cilame 0812 2242 9223

CS WA Cibiru dan Jalan Golf 0877 0034 7724

CS WA Luar Bandung 0811 2233 1008

Aqiqah Al Hilal, Dobel Pahalanya Soleh Anaknya.

Informasi selengkapnya: Instagram