Posisi Tidur Ibu Hamil Yang Baik, Nyaman dan Aman Bagi Janin

Posisi Tidur Saat Hamil Yang Baik, Nyaman dan Aman

posisi tidur untuk ibu hamil

Satu masalah yang sering dialami dan dikeluhkan oleh para ibu hamil, terutama ibu yang sudah hamil tua, adalah masalah gangguan tidur. Saat perut semakin membesar, bunda jadi kesulitan mencari posisi tidur yang nyaman dan sulit untuk tidur nyenyak. Posisi tidur yang salah pada ibu hamil bisa mendatangkan berbagai masalah kesehatan, seperti pembengkakan kaki, nyeri otot, mendengkur, penurunan tekanan darah, bahkan tidak aman bagi calon anak (janin). Tidak heran banyak calon ibu yang mencari tips / informasi mengenai tidur yang nyaman tetapi tidak mengganggu keselamatan janin.

Berikut beberapa informasi seputar posisi tidur ibu hamil yang direkomendasikan:

1. Hindari Posisi Terlentang

Menurut dr. Gde, tidak mengapa tidur terlentang untuk bunda yang sedang dalam usia kehamilan 20 hingga 26 minggu, posisi tidur telentang masih boleh dilakukan.

TETAPI, Saat kandungan kian membesar, posisi tidur telentang sangat tidak disarankan. Pasalnya tekanan pada pembuluh darah besar, yaitu aorta dan vena cava inferior, bisa meningkat bila ibu hamil tidur dalam posisi telentang. Tekanan ini bisa menghambat peredaran darah ke tubuh ibu, termasuk ke janin.

2. Menyamping ke Kiri

Banyak para ahli yang menganjurkan ibu hamil untuk tidur dengan posisi menyamping kekiri. Hal ini bertujuan memperlancar sirkulasi darah, baik yang menuju jantung maupun yang menuju ke rahim, janin, dan ginjal. Selain itu, berbaring menyamping ke kiri membuat lambung berada pada posisi yang nyaman dan tidak menekan organ hati yang terletak di sisi kanan.

Jika bunda mempunyai keluhan seperti sesak napas saat hamil muda, dapat memilih tidur dengan posisi miring atau pun tidur dengan punggung disangga bantal.

3. Penempatan Bantal yang Tepat

Bantal dapat membantu menjadikan posisi tidur ibu hamil terasa lebih nyaman. Posisi lain yang dapat membantu ibu hamil lebih nyaman saat tidur adalah dengan posisi kepala dan punggung atas disangga dengan bantal yang nyaman dan empuk. Posisi ini bisa membantu ibu hamil yang mengalami nyeri ulu hati yang mengganggu. Bila ibu hamil merasakan nyeri pada ulu hati, letakkan beberapa bantal untuk mengganjal kepala dan punggung agar posisi badan bagian atas menjadi lebih tinggi.

 

Lakukan Hal Berikut Agar Tidur Lebih Nyenyak

Wajar bila ibu hamil sulit untuk tidur nyenyak karena dapat mengalami berbagai gangguan, seperti pegal, merasa sesak napas, sakit punggung, kram kaki, nyeri di ulu hati dan berbagai gangguan lainnya. Untuk membantu bunda yang sedang hamil agar dapat tidur dengan nyenyak bisa lakukan hal-hal berikut:

1. Terapi Pijat

Pijat ringan membantu bunda lebih rileks dan tidur lebih nyenyak. Hal sederhana seperti pijitan di kaki yang dilakukan oleh ayah pun bisa jadi sangat membantu.

2. Minum Susu

Minum susu dicampur madu sebelum tidur dapat merelaksasikan tubuh dan hindari minum teh, kopi, atau minuman bersoda, karena pada umumnya minuman tersebut mengandung kafein yang membuat susah tidur.

3. Ikuti Senam Hamil

Yoga, peregangan, dan olahraga ringan membantu bunda tetap bugar dan tidur lebih nyenyak. Selain bisa membuat tubuh lebih bugar, pertemuan dengan sesama ibu hamil dapat menjadi kesempatan berbagi cerita dan mengurangi kecemasan. Dan pastikan bahwa jadwal senam bunda tidak terlalu berdekatan dengan waktu tidur Bunda, ya.

4. Mandi Air Hangat

Mandi air hangat sebelum tidur dapat membuat bunda merasa rileks dan nyaman, sehingga bunda akan lebih mudah tertidur dengan nyenyak.

 

Pada dasarnya, masalah sulit tidur semakin terasa sejalan dengan bertambahnya usia kehamilan bunda. Jadi posisi tidur yang baik untuk ibu hamil muda tentu masih lebih beragam dibanding para ibu yang sudah berada di usia kehamilan trimester terakhir.

Selain memerhatikan posisi tidur ibu hamil yang nyaman, pastikan juga bunda mendapatkan kalsium yang cukup untuk mengurangi kram pada kaki. Selain itu, berbagai nutrisi penting lain bisa bunda dapatkan dengan mengonsumsi sayuran, buah-buahan, dan susu secara seimbang. Selain itu, rutinlah memeriksakan kehamilan ke dokter kandungan untuk memantau kondisi kesehatan anda dan janin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *